Bagikan :
Email
Line
Pinterest

PT. Swakarya Insan Mandiri, recruitment, outsourcing, tes psikologi, frontliner, head hunter, outsource, hrm, sourcing, alih daya, training centre, on the job training, outsourcing service, perusahaan outsourcing, tenaga kerja outsourcing, perusahaan outsourcing di jakarta

Ingin Punya Penghasilan Tambahan? Mulailah Dari 3 Cara Ini!


TIPS N’TRICK

 

Hari gini masih mengandalkan gaji? Waduh... bisa-bisa tiap bulan tekor dong. Apalagi kalau gaya hidup kamu modelnya yang doyan nongkrong di cafe bareng teman-teman. Besar kemungkinan tiap bulan kamu akan selalu nombok

 

Daripada tombokan tiap bulan makin besar, sudah saatnya untuk mencari penghasilan tambahan. Selain bisa menutupi tombokan tiap bulan, kamu juga bisa lebih tenang ketika diajak teman untuk hang out. Karena dompet masih cukup tebal. 

 

Tapi bagaimana caranya bisa dapat penghasilan tambahan? Itu merupakan pertanyaan yang kerap muncul dari teman-teman karyawan. Kebingungan yang sangat wajar muncul dari para karyawan yang berniat untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau punya usaha sampingan selain pekerjaan utamanya.

 

Maklum, sebagian besar karyawan pasti tidak punya latar belakang pernah memiliki usaha sendiri. Kalau memang sudah punya usaha sendiri ngapain harus jadi karyawan bukan? Karena itulah akhirnya mereka belum punya gambaran jenis usaha apa yang cocok dilakukan sebagai penambah penghasilan.

 

Hal itu tidak akan menjadi masalah lagi kalau kamu mengikuti tips-tips di bawah ini:

 

1. Awali dari Hobi

Seseorang pasti pada dasarnya punya hobi atau hal-hal yang digemarinya. Bisa hanya satu atau bahkan punya beberapa hobi sekaligus. Termasuk seorang karyawan, pasti juga punya hobi. Hobi tersebut pasti merupakan kegiatan yang  tidak ada hubungan langsung dengan pekerjaan di kantor.

 

Ada banyak usaha yang bermula dari hobi, seperti hobi menghias kue ulang tahun dengan desain yang menarik. Hobi ini bisa dikembangkan dengan menyebarluaskannya melalui jaringan teman-teman di kantor.

 

Saat ada rekan kantor atau keluarganya yang berulang tahun, coba tawarkan kue ulang tahun hasil karyamu. Jika ternyata kue ultah hasil karyamu memang berkualitas, mereka pasti tidak akan ragu untuk merekomendasikan kepada teman-teman yang lain. Perlahan, kamu akan punya penghasilan sampingan di luar gaji kantor. 

 

2. Temukan Passion-mu

Banyak yang bilang jika hobi sama dengan passion. Benar tapi kurang akurat. Hobi pasti adalah sebuah passion, tapi sebuah passion belum tentu merupakan hobi. Karena hobi biasanya hanya dilakukan di waktu senggang, sementara passion tidak mengenal kata senggang dalam melakukannya. 

 

Katakanlah seorang karyawan punya hobi bermain sepak bola, bukan berarti passion dia adalah bermain bola. Passion merupakan hasrat yang mampu membuat kamu bisa terus menerus menjalankan aktivitas dengan penuh antusias berlebih agar kegiatannya itu bisa menghasilkan yang terbaik. 

 

Oleh karena itu, gali lebih dalam apa yang menjadi passion  yang sebenarnya dari dirimu. Kemudian mulai kembangkan passion tersebut untuk menjadi sebuah usaha yang bisa memberikan tambahan pemasukan kamu setiap bulan.

 

Baca Juga:

Passion Match Your  Job 

 

3. Manfaatkan Keahlianmu

Pekerjaan utama kamu memang seorang akuntan. Tapi ternyata di balik itu ada kemampuan lain yang notabene tidak nyambung dengan pekerjaan utamamu itu. Misalnya saja, kamu punya kemampuan dalam bermain alat musik. Entah itu gitar, piano, atau biola. 

 

Kemampuanmu dalam memainkan alat musik bisa menjadi modal dalam mendapatkan penghasilan tambahan. Kamu bisa memberikan les musik, baik secara privat maupun kelompok. Kamu juga bisa memberikan les musik secara independen ataupun bergabung dengan sebuah lembaga yang sudah ada.

 

Membentuk sebuah band dengan target bermain di cafe-cafe juga bukan pilihan yang buruk. Terlebih, jam buka cafe umumnya setelah melewati jam kerja kantor sehingga pekerjaan sampingan ini tidak akan mengganggu tugas utamamu sebagai karyawan.

 

Apapun pilihanmu dalam mendapatkan penghasilan tambahan, jangan pernah mengesampingkan pekerjaan utama. Bagaimanapun juga, tetaplah profesional karena penghasilan utamamu berasal dari pekerjaan utamamu. 

 

Baca Juga:

Gaji Bulanan Tak Bersisa? Lakukan 3 Rahasia Ini 

Tanggal Tua? Enjoy Terus, Dompet Aman Terus!